Sabtu, 12 September 2015

Kuliah Perdana bersama Prof. Dr. Marsigit, M.A



KULIAH PERDANA FILSAFAT ILMU
BERSAMA Prof. Dr. MARSIGIT, M.A.

            Rabu, 9 September 2015 di ruang PPG 1 Laboratorium Matematika FMIPA, Universitas Negeri Yogyakarta berlangsung perkuliahan Filsafat Ilmu, dengan dosen pengampu Bapak. Prof. Dr. Marsigit, M.A. Beliau adalah sosok pengajar yang inspiratif, komunikatif serta berkarakter. Sebelum perkuliahan dimulai, semua mahasiswa diminta meletakkan HP nya di depan meja untuk merekam materi yang akan disampaikan oleh Pak Marsigit. Hal tersebut dilakukan agar mahasiswa fokus mendengarkan dan memahami penjelasan materi dari beliau.
            Perkuliahan dimulai dengan perkenalan diri Bapak Prof. Dr. Marsigit, M.A. kemudian perkenalan diri setiap mahasiswa. Beliau banyak menceritakan pengalamannya di beberapa daerah di dalam dan luar negeri. Prinsip/moto hidup yang dimilikinya yakni “Hidup adalah Berjuang”. Perjuangan yang dimaksud adalah perjuangan dalam arti luas baik berjuang dalam mencari ilmu, kesehatan, ekonomi, dsb serta berjuang untuk bersyukur atas nikmat Allah SWT. Beliau berharap mahasiswa yang berasal dari luar Yogyakarta mampu beradaptasi di Yogyakarta karena seseorang yang ingin belajar harus memiliki jiwa petualang. Selain itu, beliau juga mengucapkan selamat kepada para mahasiswa yang telah diterima di PPs UNY.
            Menurut Prof. Dr. Marsigit, M.A., Filsafat ilmu merupakan subordinat dari filsafat. Sama halnya ketika membahas tentang kaum laki-laki yang merupakan subordinat dari manusia. Filsafat ilmu mempelajari semua hal yang berkaitan dengan ilmu. Masalah-masalah dalam filsafat cakupannya sangat luas. Selain itu, belajar filsafat identik dengan membaca. Oleh karena itu, sumber belajar filsafat sangat luas, semua hal bisa dijadikan referensi.Beliau banyak menulis artikel dan makalah di media online.
Strategi perkuliahan ini yaitu tatap muka (TM), online, tes jawab singkat, dan refleksi. Sistem penilaian bersifat komprehensif yaitu menerapkan prinsip pembelajaran inovatif, kreatif, uptodate dan futuristik. Penilaian akhir terdiri dari syarat perlu (meliputi kuliah, ujian) dan syarat cukup (meliputi kualitas komentar, banyaknya komentar, dan refleksi tiap minggu yang diposting di blog). Diakhir perkuliahan ini beliau berpesan bahwa belajar filsafat ilmu bukan sekedar untuk memperoleh nilai tetapi dapat mengetahui hakekat ilmu yang sesungguhnya sehingga  mahasiswa harus memperbaiki niat dan tujuan. Semoga dengan belajar filsafat ilmu kita mendapat banyak ilmu dari beliau. Amin.
           

2 komentar:

 

Blogger news

Blogroll

About